Dan kau ingkar pada janji yang kausebar. Kau pura-pura tak sadar.
Atau mungkin enggan menakar seberapa dalam tertanam ingkar.
Hingga benci menguat mengakar. Disirami tangis dipupuki kesal.
Tahukah kau? Tanah ini marah, Jenderal.
Pulogadung, Oktober 2011
0 komentar:
Post a Comment