Thursday, October 06, 2011

Lalu, Tuan....

Sebentar saja kau sudah lupa pada amanah rakyat sepakbola.
Keputusan-keputusan seketika menjadi bukan keputusan-keputusan.

Kau seperti pelanjut keputusasaan sementara rakyat sepakbola tetap bebal
menggantungkan harapan tentang sebelas pemain berlambang garuda
merumput di lapangan dunia meskipun tak mungkin jadi juara.

Atau mungkin kau memang mudah lupa bahwa tim bola kita belum apa-apa,
belum pergi kemana-mana, cuma dua kali juara Asia Tenggara juga sekali
ke Piala Dunia pakai nama Hindia Belanda

sehingga bagimu berpolitik balas budi lebih asik dan fantastis
ketimbang mendengar suara rakyat sepakbola.

Pulogadung, Oktober 2011

0 komentar: