Penyamun kelas kakap tak pernah tiarap. Ia hanya mengendap-endap
dalam terang dan gelap. Dan jika tepat saat tiba, ia kalap
menyamun sebagus harap.
Penyamun kelas kakap tak bisa diharap. Sepakbola kita tengkurap.
Skor diatur alap-alap, prestasi hasil diskusi antarkongsi,
kita dipaksa jadi tukang mimpi.
Pulogadung, Juli 2011
0 komentar:
Post a Comment