Teringat Pramoedya
saat murung terkurung
di rumah kaca.
Betapa berani ia
bersuara dalam diam
di kejinya penjara.
Pada geramnya kisah
manusia berlagak
bergolak lagi sejarah.
Penguasa pernah jatuh
tapi tiangnya
belum juga runtuh.
Maka beradalah kita
di dalam rumah
berudara curiga.
Pulogadung, Juni 2011
0 komentar:
Post a Comment