Saturday, June 25, 2011

Entah Apa

Entah apa yang ada dalam pikirannya
setiap kali menghisap rokok dan
menyeruput kopi. Pandangan matanya
membubung seperti asap yang mendung.
Menembus atap menuju awan atau matahari
atau bulan.

Wajahnya menghitam selegam kopi. Bukankah
timbal yang menempel di rupa itu
tak sebebal yang dikira, mudah dihapus
tanpa perkara.

Di warung tempatnya duduk sekarang
dia kerap menimbang-nimbang
betapa sulit menghapus hutang padahal
setiap bulan upah pasti datang.

Entah apa? Semoga tak ada iba
yang diucapkannya tiba-tiba.

Pulogadung, Juni 2011

0 komentar: